The Story of Whiteboard

Suatu hari Pak AI (PaPim) dateng ke dalam ruangan divisi saya (Product Development) dan fokusnya langsung tertuju pada whitheboard yang terletak di dinding depan. Komentarnya adalah :

“Wuuuuiiiihh… Itu whiteboard apa wall Facebook?”

Ihihihi… Gimana enggak? Satu whiteboard itu selain berisi pesan-pesan seperti ini :

Pesan hutang-hutang Tunggul. Pelaku : Saya :|

Pengumuman Training Java. Pelaku : Fachri

Pesan dari Taufik untuk saya, Database skema oleh Hendy, dan "Awan Fans Club" oleh... Awan sendiri tentunya. =,='

Percakapan Konyol. Pelaku : Umm... Entah siapa. :|

Fachri : I Love SM*SH. Pelaku : Awan

Foto di tempat training "tanpa muka". Pelaku : Hendy dan Fachri

Akhirnya, karena whiteboard ini udah kepenuhan, Hendy pun berinisiatif menghapus semua pesan pada whiteboard ini. Kemudian dengan kreatifnya dia membuat gambar ini di whiteboard :

whitebord ruangan divisi yang sekarang

Hihihi… Dia bikin konsep kayak gambar website gitu. Trus di bagian sidebar sebelah kiri ada “foto” dan nama anak-anak divisi Product Development beserta Pak Boss :

"personil-personil" product development versi "kartun" sesuai dengan "karakter" masing-masing. :P

Huakakakakakakakak….

Daaann… untuk sidebar ini, saya ikut serta membantunya di saat ruangan sedang sepi. :| *siap-siap didemo anak-anak besok*

20 thoughts on “The Story of Whiteboard

  1. efek samping sedivisi masih abegeh semua itu, mbakyu. tempat saya mulai dari yang masih bocah sampe yang udah keropos tulang jadi satu, jadi buat nyatuin visi “kekinian” macam begitu mustahal banget :))

  2. keren! asli! tapi gue penasaran, kenapa dari kartun temen-temen lo, cuma hendy sama edo yg digambarin berdua dalam satu frame? apakah mereka …? hohoho.

    • Itu karena Hendy dan Edo sering pake kemeja yg sama di hari yg sama pula di kantor. Huahahahaha… Jd kayak anak kembar gitu, deh. Intuisinya pas! ;P

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *