Yakin “Sama Aja”???

Jujur aja, saya lagi gemes. Gemes sama komentar orang-orang yang nyeletuk “Males ah bikin akun di Google+. Paling juga nggak jauh beda sama Facebook atau Twitter.”. Atau jangan-jangan pemikiran kayak gini juga ada di kepala yg baca postingan ini, ya? Hehehe… Buat yg belum tau, Google+ (atau biasa disingkat “G+”) adalah aplikasi baru bikinan Google yang bisa dibilang masuk dalam kategori Social Media seperti Facebook dan Twitter. Kalo mau tau lebih banyak, silahkan lihat video tour nya di webnya : http://plus.google.com.

 

Sebenarnya saya belum lama membuat akun G+. Mungkin masih baru 1 minggu. Tapi ada beberapa perbedaan dan keunggulan G+ yang menjadi favorit saya jika dibandingkan dengan Social Media lainnya. Diantaranya :

 

1. Pengaturan privasi yang baik.

Nggak ada istilah “Add Friend” di G+. Adanya tuh “Add to Circle”. Jadi kita bebas-bebas aja mengelompokkan akun teman-teman, sodara, rekan kerja, temen 1 komunitas, atau kenalan lainnya dalam kelompoknya masing-masing yg mana di G+ disebut sebagai “circle” dan bisa dilakukan tanpa konfirmasi! Asiknya jika kita share sesuatu di G+, kita bisa memilih circle mana aja yang bisa melihatnya. Misalnya nih, saya mau share tentang sepeda, saya cukup men-share informasinya terbatas untuk temen-temen di circle “sepedaan” saya. Jadi selain informasi kita “tepat sasaran”, juga nggak menuh-menuhin stream teman lain yang sama sekali nggak tertarik sama sepeda. Oya, dan apapun circle kita dan siapa aja orang-orang yg berada di dalamnya, cuma kita yg tau loh!

 

2. Ada maksud di balik tombol “+1”.

Jika di Facebook ada tombol “like” apabila kita menyukai informasi tententu yang di-share oleh kenalan kita, di G+ dikenal dengan istilah “+1”. Eits, tapi ini beda loh dengan “like”-nya Facebook! Apabila suatu link, foto, video, status, atau apapun yang dibagikan di G+ mendapat banyak “+1” dari yang melihatnya, maka secara otomatis akan menaikkan peringkatnya dalam pencarian Google! Hohoho… Jadi nggak cuma nunjukin bahwa kita suka dengan informasi yang dibagikan. Tapi juga membantu orang lain untuk menemukan informasinya di Google. ^^

 

3. Ada tombol “mute” di setiap kolom komentar.

Suka mengomentari link, foto, video, atau status temen, tapi jadi males kalo nanti “percakapannya” tambah panjang dan bersambung dengan teman yg lain sehingga membuat smartphone kita tiap sebentar bunyi karena notifikasi? Tenaaaaanng… Di G+ ada tombol “mute” kok yg berfungsi untuk menghentikan notifikasi-notifikasi semacam ini apabila kita mulai merasa terganggu tanpa meng-off kan seluruh notifikasi link, foto, video, atau status yang datang dari aplikasi tersebut. :D

 

4. Bisa “ngintip” tampilan dan informasi apa saja di profil akun kita jika orang-orang tertentu melihatnya.

Jadi kalo kita share sesuatu secara terbatas (bukan untuk Public) trus penasaran pengen tau, si “A” bisa melihat apa aja sih di profile kita? Nah… Itu bisa banget dilakukan di G+! Tinggal klik “Google+ Setting” di bagian kanan atas, trus pilih “Profile and privacy”, lalu tulis nama teman kita di sebelah “See how your profile appears to other users”, dan tekan tombol “Preview”. Maka, kita langsung dapat melihat apa saja informasi dari kita yang dapat dilihat dari yang bersangkutan. Hihihi… Asik, kan?

klik gambar untuk memperbesar

 

5. Ada “Huddle” sebagai pengganti BBM atau Whatsapp.

Memang aplikasi G+ ini akan terasa maksimal jika kita menggunakan handheld berbasis Android yang juga bikinan Google, sih. Karena jika kita membukanya melalui browser, ada beberapa fitur yang tidak muncul. Salah 1 nya Huddle. Huddle ini juga salah 1 favorit saya karena teman-teman yang kita circle secara otomatis juga bisa diajak bicara langsung atau di-invite dalam percakapan conference bahkan bisa secara otomatis membuat conference dengan seluruh teman di circle tertentu. Praktis, kan? Nggak perlu repot nanyain PIN atau nge-save nomer HP temen kita segala! Hihihi…

 

Percakapan dalam Huddle pada handheld berbasis Android

 

6. Becoz… It’s Google!

Karena ini adalah aplikasi bikinan Google, jd sudah pasti secara otomatis terhubung dengan data-data  kita di aplikasi Google yg lain seperti Picasa, Contacts, Buzz, dan lain-lain. Ada fitur “Data Liberation” pada Google Setting untuk mem-back up  semua data tersebut (bahkan termasuk stream kita di G+ juga) dengan cepat dan mudah! Jadi nggak perlu khawatir atau merasa repot jika sewaktu-waktu kita ingin menghapus akun G+ kita tanpa kehilangan data-datanya. ;)

 

Data Liberation

 

Jujur aja, masih banyaaaaaaaaaakkk *mulai lebay* lg perbedaan dan keunggulan lain yang saya temukan saat menggunakan G+. ^^ Saya hanya menyebutkan beberapa yang menjadi favorit saya saja. Jadi, sebelum benar-benar mencoba dan mengeksplor, jangan sinis dulu ah dan bilang “Paling sama aja kayak yang lain”. Wedew… Teman-teman di social media mana pun bisa sama  aja alias “lo lagi… lo lagi…”. Tapi fungsi dan fitur yang ada dalam suatu aplikasi dengan aplikasi lainnya bisa berbeda yang mana akan memberikan pengalaman yg berbeda jg bagi penggunanya.

 

 

Nb : Postingan ini dibuat jg karena capek banget ngejelasin setiap ada yg nanya “Apa sih asiknya Google+?”. Nah, dari pada mulut harus berbusa lg, tinggal kasih aja link postingan ini. Beres, kan? B-)

18 thoughts on “Yakin “Sama Aja”???

  1. ahaiahaiahaihiikkk. males ya tant, ngeladenin orang skeptis :p

    sejauh ini yg bikin aku jadi sering buka-buka gugelples karna dia less ad, less games, dan less online shoping. :D

  2. yang option no. 4 itu kalo ga salah di pesbuk mirip preview privacy settingnya yah nil :)

    satu hal yang aku seneng di G+, tampilan preview video yang dari youtube lebih simple dan keren :D

  3. kalo aku paling gemes sama org skeptis yg blm apa2 udah mikir negative, komen sotoy tanpa pernah nyoba. pdhl gimana bs tau kalo gak nyoba sendiri kan yah? kalo mmg gak minat bikin/mainin jg ya urusan situ.. gak usah pake ngata2in sesuatu yg dia bahkan gak “kenal” barangnya *eh lho? emosi amat komen gue :))*

    btw, eng anu. ajarin cara capture di android dong sist. thanks b4 *blushing*

    • Capture di Android tergantung device nya. :D Coba aja gugeling buat gtab biasanya capture pake apa. :P Karena meskipun OS nya sama, bisa beda cara capture.

  4. Nilla ini termasuk kaum Early Adopter, udah ngeh aja sama kekhususannya G+. Saya masih bingung mau ngapain di G Ples hahaha. Tidak menutup kemungkinan saya kelak dipaksa beli android gara-gara G+ populer. Tetapi apa iya? Siapa tahu ini akan mengikuti jejak Buzz yang “buzz” nya luar biasa tetapi akhirnya mati juga.

    • Makanya mas, dioprek dulu… Baru bisa nilai nasibnya akan sama seperti Buzz atau enggak. :P Aku sendiri dan teman2 kantorku cukup optimis dengan G+ ini. :D

  5. BTW bagaimana kalau kita tidak ingin menerima informasi dimana kita di kelompokkan? hahaha~ agak complicated nih, tp kl kita dimasukkan ke dalam lingkaran berarti kita harus menerima indo yg diberikan yah? ndak yo?!?

  6. setahunan ini saya giat ngikutin perkembangan google.
    blm nyba google +, tp sambutannya bagus.
    nunggu perkembangan chromebook juga. tantangan google setelah ini adalah org2 yg skeptical ttg cloud computing

  7. Setujuuu.. G+ lebih rapi dan privacy-nya itu loh yang bikin enak.. Cuma mungkin agak ga cocok buat para alay yg hobi publish macem2 ya.. :D

    btw, jadi pengen beli android dan pake huddle….

  8. Pengelolaan content yang lebih baik berbasis circles
    Terus ketika sharing foto, visualisasinya lebih mantap dibandingkan FB. Bisa bikin kaget orang dengan foto kingkong *eh kok ngaku

  9. Pingback: ~ FeeL n ThinK ~ » Akhirnya… Terbit Juga! ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *