OLD

“Kamu kenapa sih lebih suka makan nasi goreng gerobak yg biasa lewat itu? Kenapa ga makan nasi goreng yg di sini aja sama aku?”

“Enggg…”

“Padahal nasi goreng yg di sini kan lebih enak.”

“Nasi goreng gerobak yg biasa lewat itu, yg jual udah tua. Aku kasian. Dorong gerobaknya aja pasti udah susah payah, tuh. Jadi aku beli aja. Lumayan kan bisa bantu bapak itu nyari nafkah.”

“…….”

“Kenapa?”

“Aku kok ga pernah meratiin siapa yg jualan, ya?”

“Ya udah nanti kalo dia lewat, trus aku pesen nasi gorengnya, kamu perhatiin aja siapa yg jual.”

 

 

Dan dia benar. Di balik gerobak nasi goreng itu, aku melihat……………….. Ah, sosok yg sulit utk digambarkan. Seolah terlihat rapuh, tp sebenarnya seperti menyimpan kekuatan yg cukup besar. Badannya, tangannya, matanya… Baru kali itu, aku bisa begitu terharunya melihat wajah tua seseorang. :’)

 

Entah kenapa, aku jadi bertanya-tanya… Akan seperti apakah aku di hari tua nanti?

8 thoughts on “OLD

  1. hihihi kadang beberapa orang memilih untuk membeli barang yang kurang di perlukan untuk dirinya mbak.. tapi bukan bermaksut ingin menghamburkan uang.. selalu ada alasan di balik sebuat peristiwa, ya.. seperti artikel ini.

    yaahh sering berbuat baik (menerbar benih) siapa tau nanti klo masa tua seperti itu jadi masih banyak metik buah setelah menebar benih yang dulu-dulu… hihi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *