Tiga Bayangan (Three Shadows)

Sudah pernah ada yang baca novel grafis yang pertama kali diterbitkan tahun 2007 ini? Buat yang belum, saya tulis sinopsis yang ada di halaman belakang cover novel grafis setebal 268 halaman ini :

 

Berapa harga yang rela kau bayar untuk menyelamatkan anakmu?

Mula-mula semuanya terasa indah. Kehidupan berlangsung manis dan sederhana di rumah keluarga Joachim, di lembah yang diapit perbukitan. Namun kemudian segalanya berubah. Tiga bayangan mendatangi, mengikuti kemana pun mereka pergi. Mereka hendak mengambil si kecil Joachim.

Kisah yang mengharukan dan menegangkan ini adalah fabel tentang kasih sayang orangtua, tentang merelakan, dan menerima kesedihan.

 

Saya cukup beruntung menemukan buku ini di diskonan Gramedia. Karena harga aslinya adalah 50.000. Namun, saya membelinya hanya dengan 10.000 saja! Hohoho… Novel grafis karya Cyril Pedrosa ini menurut saya sangat menarik! Gambarnya bagus, penyajiannya cerdas, dan ceritanya bikin larut. Saya sendiri bener-bener nggak berhenti baca sampai halaman terakhir karena dibikin penasaran dengan cerita yang memang mirip seperti dongeng. Jadi bakal penasaran sampe akhir cerita. Padahal bukunya tergolong tebel juga, loh. Kalo ini adalah novel yg isinya cuma teks doang, nggak yakin saya bisa menghabiskannya hanya dalam beberpa jam saja.

 

buku yang saya beli

 

Bagian yg paling saya suka adalah penggambaran pada halaman 72-73, yaitu saat ayah Joachim hendak membawanya jauh dari rumah demi menyelamatkan Joachim dari tiga bayangan. Entahlah, menurut saya goresan-goresan yang tersaji pada halaman ini begitu minim, namun sangat bercerita. Saya seperti mampu merasakan dalamnya kesedihan yang dirasakan oleh ibu Joachim di detik-detik terakhir ia melihat anaknya.

 

halaman 72-73

 

Sedikit tentang Cyril Pedrosa, ternyata komikus yang berasal dari Perancis ini pernah bekerja untuk Disney! Film yang pernah dikerjakannya adalah film animasi “Hunchback of Notre Dame” dan “Hercules”. Wooohh… Hercules bahkan termasuk salah 1 film animasi favorit saya sepanjang masa. Dan dari halaman “Tentang Pengarang” di bagian paling belakang buku, saya jadi tau bahwa novel grafis “Three Shadows” ini sebenarnya tercipta dari kesedihan Cyril yang mendalam ketika melihat anak sahabat-sahabat dekatnya meninggal dalam usia muda.

 

 

nb : gambar pertama didapat dari sini.

12 thoughts on “Tiga Bayangan (Three Shadows)

  1. Graphic Novel pertama yang saya baca judulnya A Contract With God. Tahun 2005-2006 kalo ga salah. Ntah sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia atau belum, nemu ga sengaja di salah satu toko buku di Changi. :)) Dan sekarang bukunya ntah di mana, daku lupa siapa yang pinjam :(

  2. selepas BONE, saya puasa beli novel grafis, atau lebih tepatnya, nggak nemu yang beneran bagus. tapi ntah ya sama yang satu ini. rating berapa?

  3. Halo min! aku juga udah baca bukunya lo. Kebetulan nemu buku gituan di Perpus. Emang asik banget min ceritanya. Btw kalau boleh nanya itu jumlah halamannya berapa ya min aku lupa. Lagi mau nge resume bukunya nih min. Please answer min

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *