Film Drama di Mata Saya

Saya ini pencinta film drama. Iya, memang “cewek banget”. Karena kadang saya menemukan kata-kata ajaib yang berkesan saat sedang menonton film drama. Kata-kata ajaib itu buntut-buntutnya akan menjadi semacam “mantra” di kepala saya dan akan saya gunakan saat saya membutuhkannya.

 

Beberapa waktu yang lalu saya menonton film This Means War. Sinopsisnya bisa dilihat di sini. Hehehe… Nah, salah 1 kata-kata ajaib yang berkesan buat saya ada di dalam sebuah adegan ketika Lauren meminta nasehat sahabatnya yang sudah menikah, Trish, untuk memilih salah 1 di antara 2 lelaki yang sedang dekat dengannya. Kurang lebih inilah isi nasehat Trish kepada Lauren tersebut:

“Jangan pilih pria yang terbaik. Tapi pilihlah pria yang menjadikan dirimu perempuan yang lebih baik.”

 

Aiiiiiiihh… 1 kalimat biasa yang efeknya luar biasa buat saya. Haha…! Iya sih, kalo dipikir-pikir kenapa juga repot-repot nyari pasangan yang terbaik? Yang terbaik itu toh pada saatnya juga bisa aja tersingkirkan. Yang bener itu, kita seharusnya memang bersama orang yang menjadikan diri kita lebih baik. Lebih waras meskipun jatuh cinta setengah mati kepadanya. Tidak memberikan pengaruh buruk bagi kita. Dan bikin kita nggak ragu untuk intropeksi diri serta nggak gengsi bilang “maaf” saat menyadari  suatu kesalahan.

 

Nah, di lain waktu saya pun sempat terkesan melihat sebuah adegan dalam film drama Thailand, ATM. Adegan yang paling berkesan menurut saya adalah saat Suer dan Jib tidak sengaja bertemu di sebuah klab di malam Halloween, malam dimana seharusnya menjadi malam pernikahan mereka namun batal. Di sana Suer melamar Jib sekali lagi dengan cara yang unik. Dia mengajak Jib bermain “batu-gunting-kertas“. Dimana jika Suer kalah, artinya Jib menerima lamaran Suer. Namun jika Suer menang, Jib menolak untuk menikah dengan Suer.

 

Lucunya Suer membiarkan dirinya yang lebih dulu mengulurkan tangan dan memberi tahu apakah batu, gunting, atau kertas yang akan dipilihnya dan membiarkan Jib menentukan sendiri apakah Suer harus kalah atau menang dalam permainan itu. Saat adegan ini, Suer berkata pada Jib yang menurut saya maniiiiiiss banget! Kurang lebih perkataannya seperti ini:

“Buatlah aku kalah. Karena kamu adalah satu-satunya wanita yang mau membuatku merasa kalah untuk hal apapun.”

 

Ejiyeeee… So sweet banget, sih! Adegan ini berakhir dengan Jib yang membuat Suer kalah dalam permainan batu-gunting-kertas tersebut, yang mana artinya adalah… Ia menerima lamaran Suer! Hohoho…

 

adegan saat Jib memberikan jawaban ke Suer. ^^

 

Begitulah. Bagi sebagian orang mungkin film drama adalah film yang membosankan dan bikin ngantuk. Tapi bagi saya, film drama lebih dari itu. Banyak hal manis dan makna yang tersempil di sana. Yang mana membuat saya semakin banyak belajar tentang kehidupan. Meskipun sayangnya, entah kenapa… Tokoh-tokoh dalam film drama menurut saya “too perfect to be true“. ;P

 

Buat yg cowo-cowo… apakah kalian juga penggemar film drama? Hayo ngaku aja… Nggak usah gengsi gitu, deh. Hihihi… ;D

17 thoughts on “Film Drama di Mata Saya

  1. Saya juga suka film drama, tapi kalau untuk drama romantis sih ga terlalu suka.

    Film drama yang saya suka adalah yang menyentuh aspek kemanusiaan seperti Crash, shawshank redemption, Philadelphia, Rain man, Forrest Gump, Saving Private Ryan, Pursuit of happiness, Children of Heaven, The Dark Knight…. dan masih banyak lagi.

    Kalau Film Indonesia yang masuk genre ini kayaknya cuman film-film tahun 80an seperti intan berduri, gadis marathon, dan lain2 nya.

    Film Indonesia zaman sekarang jauuuuh banget dari kata berkualitas.

  2. Aku penggemar film drama, dan ga nahan kalo pengen nangis. Untung bioskop itu gelap, jadi ga keliatan ada cowok nangis hehehe. Ga jantan banget :mrgreen:

  3. Quotenya film ATM itu makjleb banget ya, jadi penasaran sama filmnya. Aku jg suka drama tapi dengan jalan cerita yg menyentuh dan.. bener banget suka banget kalo kalimat2nya itu bikin kita jd kepikiran, ya..
    Tapi sebenernya aku lebih suka drama komedi romantis sih, bisa bikin ngakak juga. Hihihii ;))

  4. saya suka film drama kalo ceritanya beneran menarik
    mungkin seperti you’ve got mail dan sejenisnya, 500 days of summer dan kerabatnya, before sunset dan semacamnya, dan tentu saja tak ektinggalan film2nya bang Rhoma..
    :|

  5. si masku itu, premannya masyaAllah, pecinta love actually, dan seriously dia bisa nangis di depan aku, hahaha … anyway, kemaren aku nonton this means war, dan karena aku nggak suka sama pemeran FDR aku lebih suka si Tuck itu, jadinya kurang menikmati filmnya karena kok ya dikalahin, hufth *loh* :p

    penasaran sama film satunya :D

  6. q Juga suka beberapa film drama, bener banget soal banyak kata2 yg bikin kita banyak belajar tentang hidup…

  7. terakhir aku nonton drama itu filmnya Chris Evans yang judulnya What’s Your Number? err….. film drama emang selalu menyenangkan kok ditonton.

    *jadi pengen nonton film Thailand lagi*
    thx rekomendasi filmnya La, cari2 dvdnya ah.

  8. Pingback: ~ FeeL n ThinK ~ » Finally 6 months… dan kita masih hangat :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *