Umroh #3: Jeddah

Ahahahaha… Udah cukup lama membiarkan postingan ini di dalam draft. Lebih baik diposting seadanya aja, deh. ;)

__________________________________________

 

Sebenarnya nggak banyak yang bisa saya ceritakan tentang kota Jeddah karena saya nggak pernah lama di sini. Ke Jeddah cuma saat dari dan akan ke bandara aja. Jadi ya nggak jalan-jalan banget juga. Paling banyak di kota Jeddah cuma di hari terakhir, yaitu waktu mau pulang ke tanah air. Rombongan saya sempat ke Mesjid Terapung dan foto-foto di dekat Laut Merah. ;) Oh ya, lama perjalanan dengan bus dari Mekah ke Jeddah hanya memakan waktu 1 jam saja.

 

Begitu tiba di Jeddah, rombongan saya langsung di bawa ke Balad. Haha… Ini katanya tempat wajib bagi yang mau belanja oleh-oleh. :P Kebetulan saya juga beli beberapa barang di sini yang harganya memang ternyata cukup murah. Tapi beberapa pedagang di sini ternyata agak ngotot dalam menjual barang dagangannya. So, siap-siap pasang muka cuek secuek-cueknya kalo ditawari barang di sini. Dan seperti yang sudah banyak orang tau bahwa pedagang di Arab ini memang banyak yang fasih berbahasa Indonesia dan kebanyakan juga mau menerima mata uang rupiah dalam bertransaksi. Jadi jangan takut kalap belanja dan kehabisan Riyal. Hihihi…

 

Setelah puas belanja di Balad, kami dibawa jalan-jalan keliling Jeddah sebelum akhirnya tiba di Mesjid Terapung. Hmmm… Kota Jeddah sangat indah sejauh yang saya lihat. Banyak bunga dan pepohonan di sini. Jalanan juga rapi dan kayaknya nggak ada macet. Selain itu banyak patung-patung abstrak penghias kota bertebaran di tengah kota, juga di pinggir pantai. Mending langsung lihat foto-foto di Jeddah aja ya:

 

Nah, setelah lebih kurang 9 hari saya berada di Arab Saudi ini, jujur saya merasa sesuatu seperti menyentuh saya. Mungkin karena di sini bisa beribadah dengan khusyu’. :) Bener-bener jauh dari hal-hal yang duniawi, apalagi mayawi. Hehe… :P (terbukti saya susah nyari wifi selama di sini) Yang dipikirin cuma gimana berkomunikasi dengan Tuhan. Nggak perlu pusing mikirin kerjaan kantor. Ah, siapa juga nggak mau seperti ini setiap hari? Hihihi… Pokoknya saya ingin umroh lagi atau haji sekalian suatu hari nanti supaya bisa kembali ke tanah suci. Pengeeenn banget! :) Sekarang saya jadi ngerti kenapa orang yang sudah pernah menginjak tanah suci ingin kembali dan kembali ke sini terus.

 

Oh iya, ini adalah video kumpulan dari video-video selama saya di Madinah, Mekah, dan jeddah:

Umroh, Maret – April 2012 from Nilla Essy on Vimeo.

 

Semoga harapan saya untuk bisa kembali ke sini bener-bener terwujud suatu hari nanti, yaaa… ^^

4 thoughts on “Umroh #3: Jeddah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *