Gagal Donor Darah (lagi)

Dari dulu di kantor tempat saya bekerja, selalu rutin diadakan acara donor darah. Termasuk saat saya masih bekerja di kantor lama. Tiga tahun kerja di kantor lama itu, acara donor darah rutin dilakukan setiap tahun. Namun belum 1 kali pun saya bisa ikut berpartisipasi. Padahal sebenarnya saya pengeeeeeeeeeenn banget ikutan donor. Tahun pertama berat badan saya belum mencapai 45 kg. Tahun ke-dua, saya baru saja habis menjalani operasi tumor. Tahun ke-tiga, saya masih mengkonsumsi antibiotik sehingga dilarang mendonor.

 

Nah, tahun ini bertepatan dengan ulang tahun ke-25 kantor tempat saya bekerja sekarang, diadakan kembali acara donor darah di kantor. Bedanya dengan kantor lama, kantor saya yang sekarang ini mengadakan acara tersebut rutin setiap 3 bulan.

 

Tadinya saya udah excited aja loh mau coba ikutan donor darah untuk pertama kalinya. Jadi saya sudah mendaftar sejak beberapa hari sebelumnya via email kepada panitia dan langsung dibalas. Berat badan saya saat ini 52kg. Jadi sudah boleh melakukan donor. Pagi hari sebelum donor tidak lupa saya sarapan terlebih dahulu. Karena dulu yah di kantor lama itu pernah ada temen kantor yang cerita tentang penglaman donor darah pertamanya. Dia langsung pingsan sesaat setelah melakukan donor darah karena lupa sarapan. Hiiii… Ya saya nggak mau donk kejadian seperti itu juga. Jadi pagi-pagi saya udah makan macem-macem supaya badan saya kuat.

suasana donor darah di kantor

 

Sebelum mendonor, tentu perlu dilakukan pengukuran tensi dan darah kita diperiksa dulu oleh petugas PMI. Saat ukur tensi, ternyata tensi saya hanya 100/70. Itu termasuk rendah dari tensi normal yang 110/80. Petugas PMI-nya malah nanya, “Berasa pusing nggak, mbak?”. Saya langsung jawab “Enggak” karena memang nggak pusing. Anehnya petugas PMI tersebut menanyakan hal itu berkali-kali. Saat dites darah, ternyata kata petugas PMI-nya HB saya pun rendah. Lengkaplah sudah alasan saya untuk gagal lagi mendonor darah. Hiks…

 

Nah, lucunya setelah darah saya dites dan saya balik ke ruang kerja, mendadak kepala saya malah pusing dan badan saya meriang! Hahaha… Entah karena tersugesti atau apa. Tapi saya pulang ke kosan dalam keadaan nggak enak badan. Ditambah kehujanan pula. Bahkan sebelum tidur malam pun suhu badan saya menjadi tinggi. Aneh yak?

8 thoughts on “Gagal Donor Darah (lagi)

  1. aku terakhir sudah 4 kali ditolak,
    kalo ga Hb yg ga cukup, ya tekanan darah yg kurang 10 poin persis kyk dirimuh

    padahal sebelum2nya ga pernah ditolak
    dan teernyata ditolak itu pedih, menyakitkan, oh – -“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *