Bukittinggi – Mudik Lebaran 2013

Saya tidak lahir di sini. Tidak juga besar di kota ini. Tidak pernah tinggal lama. Hanya saja, saya selalu merasa seperti orang Bukittinggi. Kota inilah yang selalu disebut-sebut ayah saya sebagai tempat untuk “pulang”. Kata ayah saya, sejauh apapun orang Minang merantau, dia tetap akan jadi “urang awak” (orang Minang). Dan alhamdulillah… Meskipun sekarang saya sudah jauh di rantau, saya masih dikasih kesempatan untuk kembali dan kembali lagi ke ranah Minang, tempat leluhur saya berada. Semoga jika nanti saya sudah beranak cucu pun, saya masih sempat membawa mereka ke kota ini. :)

.

Saya cuma mau post beberapa foto yang sempat saya ambil saat mudik ke Bukittinggi pada Lebaran tahun ini. Sebagian foto sudah saya share di Facebook, Twitter, GPlus, dan Path sih. Saya hanya ingin mengumpulkan dan lebih mengabadikannya di blog ini. ^^

.

Ini sebenarnya adalah foto perbatasan Riau – Sumatera Barat. Baru melihat kalimat “Selamat Datang” aja saya udah girang banget. :P Just FYI, meskipun Riau dan Sumatera Barat itu tetanggaan ya, tapi kalo soal cuaca, beda jauuuuhh… Sebagian besar wilayah Riau panas menyengat sementara sebagian besar kota di Sumatera Barat bersuhu dingin. Bahkan mandi aja tuh menjadi tantangan tersendiri kalo berada di Bukittinggi karena saking dinginnya suhu di sana. :|

.

Ini adalah foto penampakan Jembatan Layang Kelok 9 sekarang. :D Jembatan ini mulai dibangun sejak saya masih sekolah dulu malah, sekitar 10 tahun yang lalu dan baru selesai tahun ini. Wih… Lama juga, ya. :| Namun sebenarnya bagi saya, melewati jalan Kelok 9 yang sebenarnya (bukan lewat jalan layangnya) itu jauh lebih seru dan menantang, sih. Soalnya lumayan “ngacak-ngacak” perut juga. :)) Tapi yah senang juga akhirnya saya bisa melewati jembatan ini setelah 10 tahun dibangun. :D

.

Rumah Gadang. Adalah salah 1 yang menjadi ciri khas suku Minang. Foto ini saya ambil ketika tiba di Payakumbuh dan masih melanjutkan perjalanan ke Bukittinggi. Sayangnya, rumah kakek saya yang di Bukittinggi itu bentuk atapnya tidak seperti ini. Jadilah saya motoin rumah orang. :P Hihihi… Saya selalu suka melihat bentuk atap Rumah Gadang ini sampe-sampe saya kepengen bikin rumah yang atapnya seperti ini nanti. :))

.

Ini adalah foto yang saya ambil di depan rumah kakek saya di Bukittinggi. Ya, seperti inilah kehidupan masyarakat di sana. Nggak jauh-jauh dari sawah dan surau. Di beberapa rumah bahkan juga terdapat kandang kerbau untuk membajak sawah. Lalu sejauh mata memandang kita akan melihat Bukit Barisan. Luar biasa indahnya. :)

.

Ini pemandangan pagi hari di depan rumah kakek nenek saya di Bukittinggi. :D Indah banget ya? Foto diambil sekitar jam 8 pagi dan masih dingin banget di sana. Brrrr… Udaranya masih bersih dan sangat sejuk. ^^

.

Ini adalah suatu sudut di kamar almarhum nenek saya. Di sinilah saya biasa tidur kalau menginap. Saya tidur sendirian di sini. Nggg… Agak spooky di hari terakhir saya tidur di sini. Sekitar jam 12 malam ada seekor anjing meraung-raung lama sekali di depan jendela kamar. Berisik dan mengganggu banget. Tapi ya saya nggak berani keluar untuk melihat ada apa sebenarnya dengan si anjing yang meraung-raung itu. :| Jadilah saya sempat kesulitan tidur di malam sebelum pulang ke Riau itu. Huhuhu…

.

Waaaa ini foto favorit saya banget! Foto diambil setelah beberapa kali jepret dan pindah-pindah lokasi foto untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Foto ini saya kasih caption: “Lautan awan di atas bukit”. Foto diambil pada jam 7 pagi dalam perjalanan dari Bukittinggi ke Pekanbaru, menjelang kepulangan saya ke Jakarta. Saya betah banget loh berlama-lama melihat pemandangan ini dari mobil. Beneran bikin tentram hati banget. Thanks for this beautiful creature ya, Tuhan. ^^

__________________________________________

Begitulah. Ah, saya jadi pengen ke Bukittinggi lagi. :| Selalu rindu pulang ke sana. Pulang ke sana selalu menjadi pengalaman yang menyenangkan buat saya. ^^

4 thoughts on “Bukittinggi – Mudik Lebaran 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *