Perubahan Hidup

Suatu hari saya pernah flashback. Membuka halaman-halaman blog ini semakin ke belakang. Membaca beberapa postingan yang cukup berkesan bagi saya. Postingan terakhir yang saya baca adalah postingan di tahun 2008. Sudah sekitar 7 tahun saya flashback. Dalam 7 tahun terakhir, ternyata sudah banyak sekali yang berubah di dalam hidup saya. Khususnya yang paling terasa adalah perubahan setelah menikah.

Saya ingat, dulu waktu saya masih kuliah, saya lebih bebas. Kegiatan saya banyak sekali. Nggak cuma kuliah saja. Saya memang aktif di sana-sini. Ikut ORMAWA (ORGANISASI MAHASISWA), jadi astlab (asisten laboratorium), sempat gabung di teater kampus. Pokoknya banyak banget, deh. Pulang malam ke kosan buat saya adalah hal yang biasa. Saya malah nggak gitu betah di kosan. Kalau masih ada waktu luang di sela kesibukan saya sebagai mahasiswa, saya memilih untuk jalan-jalan atau keluyuran sama teman-teman saya. Yah… Anak muda banget, deh.

Begitu mulai bekerja, semuanya mulai berubah. Yang tadinya saya sering banget pulang malam dan begadang, saat sudah bekerja, semuanya mulai saya kurangi. Karena jam kerja saya sangat terikat pada jam kantor. Tapi asiknya, karena sudah punya penghasilan sendiri, saya lebih bebas melakukan apa saja yang saya suka. Khususnya traveling. Dulu waktu masih kuliah, rasanya sungkan minta duit ke ortu untuk traveling. Tapi setelah punya penghasilan sendiri, saya nggak mikir 2x lagi untuk mengeluarkan duit sendiri untuk traveling. Wah, kalo inget jaman-jaman saya masih suka traveling dulu, rasanya menyenangkan sekali. Capek kerja nggak masalah. Tapi saya akan luangkan waktu khusus untuk liburan dan traveling ke luar kota atau luar negri.

Nah, begitu saya menikah, kembali semuanya berubah. Nggak cuma begadang aja, traveling pun mulai nggak bisa. Kegiatan saya semakin terbatas. Sehari-hari cuma ngantor dan pulang ke rumah. Itu pun sampai rumah juga udah malam banget. Tinggal tidur. Lalu subuh-subuh saya sudah berangkat ke kantor lagi. Boro-boro mikirin begadang. Bisa punya waktu cukup untuk istirahat aja udah bagus banget. Kalo dulu waktu masih pacaran, saya dan suami masih suka jalan-jalan (sempetin traveling ke luar kota, atau bahkan kesedar nyari hiburan di dalam kota aja) saat weekend. Setelah menikah? Jangan tanya. Sabtu dan Minggu adalah waktu paling berharga untuk istirahat di rumah aja. Bikin agenda seminimal mungkin.

Saya pernah ngobrol dengan suami saya tentang ini. Saya tanya, apakah dia merasakan perbedaan yang signifikan antara kehidupannya sebelum dan setelah menikah? Jawabannya sesuai prediksi saya. Ya, dia merasakan perbedaan yang signifikan. Tentunya masa sebelum menikah lebih bebas. Beban juga nggak banyak karena merasa hanya bertanggungjawaban terhadap diri sendiri. Sangat berbeda dengan setelah menikah. Yang dipikirkan nggak cuma diri sendiri lagi. Sudah punya keluarga sendiri. Jadi prioritas adalah keluarga. Apalagi nanti kalau sudah ada anak.

Saya tanya, apakah dia merindukan kehidupannya yang dulu? Apakah dia lebih suka dengan kehidupannya sebelum menikah ketimbang setelah menikah? Apakah ia menyesal, melihat kehidupannya yang sekarang? Saya ingat. Saat itu suami saya tersenyum. Dia mengelus kepala saya. Lalu dia bilang, dia sangat bersyukur dengan apa yang ia punya sekarang. Kehidupan yang dulu mungkin indah. Lebih bebas. Tapi sudah bukan masanya lagi seperti itu. Karena kehidupan terus maju, terus berjalan. Harus ada perubahan. Kami sampai di sini karena memang hidup seperti inilah yang kami pilih. Yang kami inginkan. Jadi apa yang perlu disesali? Toh ada buanyak sekali yang saat ini sudah kami punya, yang pantas sekali disyukuri. Hal-hal yang dulunya sama sekali tidak terbayang nantinya akan kami miliki. Jadi seharusnya bersyukur, bukan menyesal. ^^

Hidup memang berubah. Akan terus berubah. Apa yang kita miliki di hari ini mungkin nantinya tidak akan kita miliki lagi. Namun apa yang kita miliki hari ini bisa jadi memang belum pernah kita miliki sebelumnya. Jadi bersyukur adalah salah 1 cara untuk merayakan kehidupan yang kita miliki sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *