Wall Of Dream

Gambar di samping kiri ini adalah tempat favorit di kamar saya. Meja kerja serta perangkat-perangkatnya. Meskipun saya tidak selalu bekerja di sini. Kadang sambil leyeh-leyeh di kasur, kadang sambil mejeng di mall atau café. Hihihi… Sok gaul banget, ya? :)) Ada laptop (pastinya…), jam meja, toples recehan saya (yang letaknya di bawah jam itu), seperangkat stationery, frame berisi sketsa wajah saya yang dibuat mbubh (eh, ini gambar pertamanya untuk saya, lohh… :P ), printer, lalu di atas printer ada joystick, kertas-kertas dan barang-barang yang tidak seharusnya berada di sana karena kadang saya terlalu malas membereskannya. Huehehehe…

Oh ya, yang di atas meja kerja itu… saya menyebutnya “WALL OF DREAM”. Isinya catatan-catatan yang berhubungan dengan mimpi-mimpi saya. Supaya saya ingat dan tidak mengabaikannya lagi seperti dulu-dulu. Membiarkannya hanya menjadi mimpi tanpa niat dan usaha yang berarti. Ya, saya sedang memulai lagi mimpi saya yang sempat tertunda.

Dan suatu hari nanti, apabila mimpi itu benar-benar terwujud, WALL OF DREAM ini juga akan menjadi saksi dan memori dari perjalanan kesuksesan saya tersebut. Ya, semoga. :)

note : This post is dedicated to you. Thank’s, Dear. For helping me to make it real and closer to me day by day… :)

14 thoughts on “Wall Of Dream

  1. hmm, bagus lah nil punya wall of dream. sy di kamar juga punya yg sejenis itu. namanya wall of shame :D
    *lama ga mampir jd ga nyadar kalo ini postingan romantis. selamat yaa….:)*

  2. @ tito : lah siapa dulu gurunya? :P

    @ warm : hehehe… jangan iri gitu deh, om. ;;)

    @ Kuroyanagi : silahkan dicontek loh idenya.. :P

    @ greengrinn : kalo kamu langsung ditempel di dinding ya? kasian dindingnya. :))

    @ Fenty : itu memang fotoku sebelum pake jilbab kok, mbak. foto pas masih SMA. background nya aja di rumah lamaku. ;))

    @ lagi usil : ga, koookk… bukan postingan romantis. doh, banyak yg salah paham. :))

    @ jimmy : bagus deh kalo bisa menginspirasi orang lain. :D

    @ macangadungan : hihihi… yuph! lucky me! ;)

  3. itu pake styrofoam ya La? pake yg bahan kayak aret gitu aja La, biar enak tempal tempel pake *ah itu apa namanya jarum tempel* :D

    dan lebih ga gampang gompel :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *